
Duduk di depan kamar pada rumahnya di Moskow, dikelilingi beberapa rak buku tentang sejarah abad 20, Leonid Zhura menceritakan bagaimana hidupnya lebih baik di bawah Josef Stalin. Lanjutkan membaca “Berjuang memulihkan nama Stalin”

Duduk di depan kamar pada rumahnya di Moskow, dikelilingi beberapa rak buku tentang sejarah abad 20, Leonid Zhura menceritakan bagaimana hidupnya lebih baik di bawah Josef Stalin. Lanjutkan membaca “Berjuang memulihkan nama Stalin”

Serangan balik para koruptor terus digencarkan. Dengan dukungan para politisi dan institusi hukum, taktik baru disusun dengan meragamkan pola serangan mereka. Dugaan semakin gencarnya serangan balik koruptor semakin terlihat dengan banyaknya hantaman bertubi-tubi dan sistematis yang mengarah kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Lanjutkan membaca “Setelah Bibit-Chandra tersangka”
SETELAH Komisi Pemilihan Umum hasil rekapitulasi penghitungan suara menunjukkan pemilihan presiden hanya digelar satu putaran dan dijuarai pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono, isu komposisi kabinet menjadi isu yang banyak diperbincangkan.
Dengan hak prerogratif yang dimiliki, presiden terpilih diharapkan dapat memenuhi berbagai aspek, melihat konteks dan kebutuhan bangsa saat ini dalam menentukan para pembantunya. Lanjutkan membaca “Berharap komposisi kabinet yang pas”

SEPERTI sudah diduga sebelumnya, kisruh daftar pemilih tetap masih bakal menjadi ganjalan dalam pemilihan presiden. Dua kubu calon presiden, Megawati-Prabowo dan Jusuf Kalla-Wiranto, sama-sama menemukan banyaknya kekacauan di sana-sini.
Tentu itu merupakan langkah yang wajar dilakukan, mengingat yang dipertaruhkan dalam kekacauan ini adalah hak politik warga negara. Tentu arahnya adalah agar hasil yang didapat dari pesta demokrasi adalah benar-benar mengakomodir seluruh suara rakyat. Lanjutkan membaca “KTP, jalan tengah kisruh DPT”
“Secara fisik kami dikelilingi oleh Google,” kata Mitchell Baker, kepala Mozilla Foundation yang melepas jabatan CEO Mozilla tahun lalu. Lanjutkan membaca “Mozilla menatap masa depan tanpa Google”

MASYARAKAT dunia berduka atas kematian Michael Jackson. Tak ketinggalan masyarakat di dunia-dunia Arab, terutama setelah terungkap bahwa Raja Pop itu memeluk Islam dan memiliki kediaman di Teluk.
Lanjutkan membaca “Arab pun berduka untuk Jacko”
Perdebatan mengenai bertambahnya beban utang Indonesia semakin memanas beberapa waktu belakangan ini, termasuk pula isu mengenai program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang didanai dari utang, yang dilontarkan Ketua BPK Anwar Nasution.
Bagi calon presiden incumbent, isu tersebut tentu saja akan menurunkan tingkat elektabilitas, sehingga membuat pemilih yang rasional akan beralih kepada calon pasangan lainnya. Sebaliknya, bagi lawan politik calon incumbent, isu ini sangat seksi untuk dijadikan alat untuk menyerang. Lanjutkan membaca “Keluar dari jerat utang”
Lagi-lagi kita ditunjukkan dengan bukti betapa buruknya alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI dengan insiden jatuhnya pesawat Hercules di Magetan, Jawa Timur, pagi tadi.
Semenjak awal tahun hingga saat ini sudah terjadi tiga kasus jatuhnya pesawat milik militer. 6 April lalu, Fokker 27 TNI-AU buatan tahun 1975 jatuh di hanggar Lanud Hussein Sastranegara, Bandung dan menewaskan 23 orang. 11 Mei 2009, sebuah pesawat Hercules jatuh tergelincir saat akan mendarat di Bandara Wamena, Papua. Belum lagi catatan-catatan musibah yang terjadi di tahun-tahun belakangan ini. Lanjutkan membaca “Potret buruk alutsista”
Judul Asli:
East Wind: West Wind (Terbit tahun 1930)
Judul Terjemahan:
Angin Timur: Angin Barat
Penerbit:
PT Gramedia
Cetakan Pertama:
Februari 2009
Halaman:
240 halaman
ISBN-10:
979-22-4388-0
Kwei-lan adalah seorang perempuan yang hidup dalam tradisi masyarakat China yang kuat. Selama beratus-ratus tahun, leluhurnya yang hidup di kota kuno Kerajaan Tengah atau China, tidak ada yang berpikiran moderen atau berpikiran untuk mengubah dirinya. Lanjutkan membaca “Ketika angin timur dan angin barat bertemu”

Pertemuan para pemimpin negara-negara ekonomi maju yang tergabung dalam Kelompok 20 (Group of Twenty/G-20) baru akan digelar 2 April esok. Namun, sejumlah ketegangan sudah mewarnai saat-saat menjelang pertemuan penting itu, setidaknya semenjak sebulan terakhir. Lanjutkan membaca “G20, adu kepentingan dan nasib dunia ketiga”

Ini dia media online baru yang layak menjadi favorit. Namanya GlobalPost.com. Media ini hadir ke hadapan publik semenjak 12 Januari lalu. Lanjutkan membaca “GlobalPost: Digawangi veteran media besar. Akankah bertahan?”
Google saat ini boleh saja menjadi raja di dunia internet. Namun tak lama lagi, dominasi raksasa mesin pencari itu akan ditumbangkan Facebook.
Dalam analisis yang dilakukan Ross Sandler dari RBC Capital Market, Facebook dapat melampaui Google dalam jumlah pengunjung unik (unique visitor) ke website mereka pada akhir 2011 atau 2012. Lanjutkan membaca “Facebook bakal kalahkan Google?”
Meski turut merasakan dampak hebat krisis ekonomi global, China masih optimistis dengan pertumbuhan ekonominya. Optimisme itu terlihat saat Perdana Menteri Wen Jiabao beberapa waktu lalu memastikan ekonomi Negeri Tirai Bambu masih akan tumbuh 8 persen tahun ini. Lanjutkan membaca “China dan peran menghadapi krisis”
Sebuah foto yang menampilkan Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin saat masih menjadi agen KGB beberapa tahun silam muncul. Lanjutkan membaca “Vladimir Putin, nyamar jadi turis”

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya angkat bicara mendesak agar perbankan segera menurunkan suku bunga pinjaman. Sebab, selama ini respons perbankan terhadap penurunan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia sangatlah lamban.
Lanjutkan membaca “Menunggu turunnya bunga bank”

Harian The Jakarta Post pada 4 Februari lalu menurunkan berita menarik tentang perceraian. Disebutkan dalam berita laporannya, angka perceraian di Indonesia meningkat 10 kali lipat tiap tahunnya semenjak berakhirnya Orde Baru pada 1998.
Uniknya, perbedaan pandangan politik antara suami dan istri dari tahun ke tahun semakin sering menjadi penyebabnya. Hmmm….
Lanjutkan membaca “Cerai karena perbedaan pandangan politik?”
Arogansi Israel adalah penderitaan panjang bagi rakyat Palestina, yang negerinya dirampas dari bawah kaki mereka. Ambisi kaum Yahudi untuk menguasai tanah yang konon dijanjikan Tuhan, menjadikan masyarakat Palestina sebagai manusia terisolir, yang diburu, bahkan diperlakukan bak binatang.
Teranyar, arogansi itu dipertontonkan ke hadapan dunia melalui agresi keji terhadap penduduk sipil di Gaza pada akhir Desember 2008 hingga awal tahun 2009 ini. Ironisnya, penghinaan terhadap harkat kemanusiaan yang sudah berlangsung selama lebih dari setengah abad itu tak ada yang bisa mencegahnya.
Konflik berkepanjangan yang terjadi di Palestina tak lepas dari pencaplokan besar-besaran tanah oleh Israel. Ini pun tak lepas dari janji Inggris untuk memberikan bangsa Yahudi negara di tanah Palestina. Inilah awalnya memicu terjadinya tragedi kemanusiaan tak berkesudahan. Awalnya, hanya 5 persen wilayah Palestina yang diduduki oleh Yahudi. Namun, kini lebih dari 80 persen tanah Palestina telah dirampas Israel.
Dahulu, bukit-bukit di sekeliling Ramallah adalah taman yang luas dan subur, dengan sebuah rumah di dekat setiap mata air. Daerah itu adalah negeri dengan perbukitan hijau yang ditumbuhi pohon zaitun dan pinus, juga berbagai macam jenis bebungaan yang tumbuh di setiap pergantian musim. Pohon-pohon zaitun tumbuh berbaris di lereng-lereng dan tanaman anggur menjalar menutupi dinding teras-teras.
Namun itu cerita lama. Pada 1978, ketika Raja Shehadeh, seorang pengacara pulang ke Ramallah di Tepi Barat, setelah menuntut ilmu di London, semua keindahan itu nyaris tinggal cerita. Tak ada lagi penduduk yang bercocok tanam atau membangun qasr (kastil untuk menyimpan hasil bumi) di bukit-bukit itu, seperti yang dituturkan Shehadeh dalam bukunya, Jalan-Jalan di Palestina: Catatan atas Negeri yang Menghilang. Semuanya telah dirusak oleh membabibutanya pembangunan permukiman bangsa Yahudi. Lanjutkan membaca “Catatan perjalanan di negeri yang menghilang”
Lebih jauh dari itu, dalam jangka panjang, Indonesia diharapkan mampu menjadi jembatan antara Islam dan Barat. Hubungan dua kutub ini selama satu dekade terakhir semakin memburuk, terutama semasa Uwak Sam dipimpin George W Bush. Selain itu juga Indonesia diharapkan bisa menjadi penyeimbang di antara kutub-kutub kekuatan dunia yang kerap bersitegang, seperti antara AS dan Rusia, China, Iran, juga Korea Utara.

Pemerintahan baru Amerika Serikat memahami betul pentingnya kawasan Asia dalam membangun dunia yang baru di masa depan, termasuk dengan negara-negara muslim. Kesadaran itu diwujudkan dengan menjadikan kawasan Asia sebagai tujuan pertama kunjungan kenegaraan. Lanjutkan membaca “Pentingnya Indonesia bagi Paman Sam”

Stasiun televisi RCTI berulang kali menayangkan investigasi tentang sisi negatif obat puyer. Tayangan itu juga ditayangkan di okezone.com. Isi tayangan itu mendulang beragam reaksi. Kalangan apoteker dan dokter tentu banyak yang gerah, karena merasa kredibilitas mereka disoroti. Lanjutkan membaca “Kontroversi puyer”

Foto di atas adalah delapan bayi kembar yang dilahirkan Nadya Suleman (33) dalam sekali persalinan. Dengan hadirnya delapan bocah itu, kini Nadya yang juga seorang single parent, memiliki 14 anak. Lanjutkan membaca “Kembar 8”